“PAS, Di Akhir Tahun”

Foto: Multazam, S. Or (Ketua Panitia PAS)

Dalam rangka mempersiapkan Penilaian Akhir Semester atau yang disingkat PAS pada Madrasah dalam naungan Kementerian Agama Kabupaten Polewali Mandar kali ini. Sudah menjadi konsumsi setiap akhir semester Ganjil bagi setiap madrasah tentunya, seperti halnya di sekolah Madrasah Aliyah Izzatul Ma’arif Tappina. Meski Penilaian Akhir Semester suda terjadwal dari Kantor Kementerian Agama Kab. Polman yang baru beredar selang dua tiga minggu mejelang akhir November dimana telah ditetapkan pelaksanaan serentak pada tanggal 3 Desember 2018 nanti, crew Dedikasi langsung menyempatkan waktu untuk mewawancarai Kepala Madrasah Aliyah Izzatul Maarif Tappina dalam hal ini Hasan S.Pd.I., M. Pd. Pada hari Kamis/15/11/2018 “saya sudah membentuk panitia semester dari minggu lalu, panitia inilah yang akan bekerja mengenai hal-hal yang terkait dengan pelaksanaan penilaian akhir semester seperti membuat jadwal pengawas, foto copy soal, dan yang lainnya. Tak hanya itu saya juga sudah menyampaikan kesemua guru agar terlibat dalam membuat soal, cara keterlibatannya itu adalah semua guru harus aktif di Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) untuk merumuskan soal”. Lanjut kepala sekolah “mengenai cara kerja guru sudah cukup baik karena hampir semua guru mata pelajaran di MA Tappina aktif dalam MGMP, perbedaan semester kali ini dan tahun lalu itu tidak ada perbedaan atau sama, jadi soal mata pelajaran itu dibuat dikabupaten dan setiap guru madrasah sekabupaten polman termasuk disini (MA Tappina) juga terlibat dalam membuat soal di MGMP. Adapun harapan saya selaku Kepala Sekolah MA Izzatul Ma’arif Tappina cukup sederhana yang pertama berharap agar ujian semester ini bejalan dengan lancar sesuai dengan jadwal yang ada. Tidak mundur dan tidak ada kendala tehnis. Kedua dia juga berharap agar semua siswa bisa mengikuti ujian agar tidak ada lagi yang ikut ujian susulan”, Tegasnya dengan wajah yang serius saat crew Dedikasi menemuinya di Ruang Kerja. (@nurul)
Selain itu, Pada hari yang sama Kamis 15/11/2018 lalu. Multazam S.Or saat ditemui oleh reporter @Dedikasi memaparkan bahwa peserta yang ikut serta melaksanakan semester ganjil sekitar ± 180 peserta didik. Menurut beliau yang dinilai adalah praktek, ulangan harian, tugas, nilai semester, dan kedisiplinan. Nilai akan keluar mungkin 3 hari atau lebih setelah semester berakhir dan nilai semester akan di tambahkan dengan nilai keseharian. Bagi siswa yang sakit atau nilainya rendah pada saat semester akan di remedialkan. Persiapan guru-guru menjelang semester adalah menyelesaikan kompetensi dasar dari setiap mata pelajaran serta prioritas peserta didik belajar, baik di sekolah maupun di rumah. Tentunya kementalan siswa dan soal-soal nanti akan diambil langsung oleh panitia”. Tutur ketua panitia yang akrab disapa Pak Cacang ke crew Dedikasi. @(Nur Asita/Nur winda)
Atas apa yang disampaikan oleh Ketua Panitia sebelumnya tentang kesiapan menjelang Penilaian Akhir Semester tahun ini tidak jauh beda dengan apa yang diungkapkan oleh salah satu peserta didik yang notabenenya menjadi bagian dari PAS kali ini, persiapannyapun takkalah dengan kesiapan panitia. Terlepas dari itu, crew Dedikasi menyambangi siswa klas x yakni Apriana putri saat sedang istrhat, Sabtu/17/11/2018 Pukul 10.45 hari itu “persiapannya yaitu mereviu kembali mata pelajaran yang lumayan sulit dan mulai melengkapi semua catatan-catatan yang tertinggal atau tidak lengkap dan saya akan menjawab pertanyaan itu sesuai dengan kemampuan saya. Jadi hasilnya itu akan di serahkan kepada guru-guru yang pastinnya saya akan menjawab sesuai dengan kemampuan sendiri, ungkapnya. Selain Apriana, siswa kelas XI yakni Nur Efni “persiapan saya dalam mengikuti semester ini yaitu belajar dan melengkapi semua buku yang belum lengkap dan apabila ada soal yang terlalu rumit maka disitulah tantangan, saya sudah siap untuk menghadapi semester ini karna itu tergantung dari nilai dan harapan saya semoga nilai saya di akhir semester ini bisa tinggi dan baik, tutur Efni. Tak hanya Apriana dan Efni, ditingkat dua belas Erna jungkook “persiapkan diri dan kesehatan karna otomatis jika kita sakit maka kita tidak mungki bisa mengikuti semester dan saya sudah menyiapkan pelajaran dan setiap ada guru yang masuk suatu kewajiban bagi kami untuk memintai kisi-kisi soal jika kita sudah dapat kisi-kisinya kita akan mengerjakan bersama-sama dan kemudian dipelajari. Ketika ada soal yang rumit selalunya saya bertanya kepada teman atau pengawas, hal tersebut terjadi setiap tahunnya pada saat semester. Siap tidak siap jelas pasti saya akan ikuti kecuali berhalangan tapi saya Insya Allah siap, harapan saya tidak lain adalah nilai yang tinggi di setiap mata pelajaran apa lagi saya sendiri sudah kelas 3 dan ingin lebih menambah nilai untuk persiapan menuju ke bangku perkuliahan, tegas Erna sambil tersenyum. (Hafsa/Lisa Resky)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *