“Latihan Gabungan PMR Wira di MA Tappina, Relawan Dituntut Bisa Bahasa Inggris”

Foto Reporter Dedikasi

 H. Arifin Jiba, S. H., M. H selaku Ketua Unit PMI Kecamatan Binuang menuntut para relawan wira tidak hanya handal dalam menolong dan menguasai teori pertolongan akan tetapi, seorang relawan juga harus bisa berbahasa inggris, sebab di organisasi Palang Merah cakupannya tidak hanya di Indonesia tapi juga secara Internasional.

 

Sabtu, 10/11/2018 sore, Palang Merah Remaja (PMR) wira Unit  Madrasah Aliyah Izzatul Ma’arif  Tappina melaksanakan kegiatan Pelatihan Gabungan Dalam rangka memperkuat  dan sekaligus memperdalam teori dan praktek tentang kepalang merahan. Kegiatan ini dilaksanakan untuk persiapan menuju JUMBARA 4 pada bulan Desember tahun ini. Dalam kegiatan tersebut telah diikuti oleh 4 (empat) sekolah, diantaranya MA Qasimiyah Toyaman, MA Ma’arif Sarampu, SMK PP Negeri Rea Timur serta MA Tappina yang sekaligus sebagai tuan rumah pada pelatihan tersebut” tutur Yulianti dalam laporannya selaku Ketua Panitia. Lanjutnya lagi, dalam penyampaiannya bahwa pelatihan gabungan ini akan berlangsung selama dua hari yang mana dimulai pada hari sabtu sore sampai pada hari minggu (10 s/d 11 November 2018) hingga selesai besok, Minggu.

Dalam pembukaan itu dihadiri oleh Ketua PMI Unit Kecamatan Binuang H. Arifin Jiba, S.H., M.H. dan Kepala Madrasah Aliyah Izzatul Ma’arif Tappina Hasan, S. Pd.I., M. Pd beserta para pembina dari masing-masing sekolah yang ikut berpartisipasi dalam pelatihan gabungan. Dari sambutan mereka berdua menyampaikan “agar para peserta yang ikut dapat lebih serius secara total tanpa dijadikan sebagai kegiatan unjuk gaya, akan tetapi tentunya benar-benar menjadi relawan yang suka rela dengan mampu menjadi penolong masyarakat yang dilanda bencana tentunya, selain itu beliau juga menyampaikan agar para relawan Wira ini tidak hanya kompeten pada penguasaan teori dan praktek dalam menolong akan tetapi kalian juga harus menguasai bahasa internasional yaitu bahasa Inggris, ungkap Ketua unit Kecamatan Binuang yang akrab disapa H. Arifin saat menyampaikan sambutannya. Ucapan apresiasi yang ditujukan kepada Pembina PMR Unit MA Izzatul ma’arif Tappina dalam hal ini Ibu Ika yulisma, S, Pd yang telah mengundang saya kesekian kalinya di acara PMR di MA Tappina ini. Tidak jauh beda denga apa yang disampaikan oleh Kepala MA Tappina yang akrab disapa “Acang” sedianya peserta nantinya mampu berdiri paling depan di setiap bencana alam, tuturnya dengan wajah yang serius”. Reporter Dedikasi @ardi&syahriadi

Dilain sumber, Ahmad saat ditemui oleh reporter @Dedikasi menuturkan bahwa “pelatihan gabungan ini dapat mempersatukan beberapa sekolah dalam satu kegiatan  dan ini dapat membuat silaturhmi antara sekolah serta dapat mengefesienkan  atau meluangkan waktu dalam pelatihan. Dalam kegiatan ini awalnya digagas Oleh Bu Ika Yulisma, S. Pd selaku Pembina PMR Unit MA Tappina, kami beserta pembina yang lain sengaja menghadirkan pemateri khandal dari markas PMI Kabupaten Polewali Mandar. Lanjutnya, Ahmad menyampaikan atas perlunya kegiatan ini untuk menambah wawasan luas tentang bencana alam. Harapan kami sebenarnya mempersatukan sekolah-sekolah yang ada di kecamatan binuang secara khusus dan kabupaten polman secara umum. Sebelum melaksanakan kegiatan pelatihan gabungan ini kami para pembina tiap-tiap sekolah dalam lingkup kecamatan Binuang terlebih dahulu berunding untuk membuat sebuah kesepakatan bersama. Dari kesepakatan para pembinalah hingga kami menetapkan kegiatan tersebut berlokasi di MA Tappina.”, ungkap salah satu pembina dari kegiatan tersebut yakni Ahmad Syam, S. Pd., M. Pd. Yang juga berperan aktif dalam menyukseskan Pelatihan Gabungan PMI bersama dengan Pembina-pembina yang lainnya saat ditemuai oleh Reporter Dedikasi (@hafsa&nurul).

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *